Cara Memilih Model Keramik Meja Dapur: Kenali Perbedaan Keramik dan Granit
Bagi banyak orang, memiliki hunian yang sesuai selera tentu menjadi impian yang tidak akan terlewatkan. Namun pada saat pembangunan dan mendekorasi seringkali mengalami kesulitan, salah satunya dalam hal pemilihan granit dan keramik.
Granit dan keramik keduanya terkenal sebagai bahan penutup permukaan meja dapur dengan penampilan serupa. Namun, secara alami, dua jenis bahan ini mempunyai sifat serta kelebihan yang berbeda.
Karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali perbedaannya sehingga mampu memilih bahan yang sesuai dengan keperluan ruang dapur.
Apa Perbedaan Keramik dan Granit?
1. Bahan baku serta cara pengolahan
Granit: Berasal dari batuan alami yang terbentuk akibat pendinginan magma, kemudian dipotong dan dibuat halus untuk digunakan sebagai penutup meja yang awet.
Keramik: Bahan ini terbuat dari tanah liat yang dipanggang dengan suhu sangat panas, lalu diberi lapisan glasir sehingga permukaannya menjadi mengkilap dan lebih mudah dikeringkan.
2. Tampilan dan tekstur
Granit: Membuat pola alami yang berbeda di tiap piringan dengan permukaan yang kuat dan rapat.
Keramik: Mempunyai pola desain yang dihasilkan melalui cetakan pada permukaan yang licin dan datar.
3. Kekuatan dan ketahanan
Granit: Cukup kuat menghadapi gesekan, panas, serta beban besar, membuatnya tahan lama dalam pemakaian jangka panjang.
Keramik: Tahan terhadap panas dan gesekan halus, namun cenderung retak atau patah bila mengalami benturan kuat.
4. Perawatan
Granit: Butuh perawatan khusus berupa pengulangan lapisan secara rutin untuk menjaga kilauannya serta memperpanjang umur pakainya.
Keramik: Mudah dipelihara, namun sela-sela di dalamnya memerlukan perhatian lebih agar tidak menumpuk debu dan kotoran.
5. Berat
Granit: Sangat berat, sehingga pemasangan harus dilakukan dengan dasar yang kokoh.
Keramik: Lebih ringan serta pemasangan yang lebih sederhana.
6. Harga
Granit: Biasanya harganya lebih tinggi dikarenakan terbuat dari batuan alami serta memiliki ketangguhan yang baik.
Keramik: Lebih hemat dengan beragam desain yang menarik.
Harga yang lebih murah serta pemeliharaan yang cukup sederhana dibandingkan batu granit membuat keramik menjadi alternatif sempurna untuk bahan permukaan meja dapur. Namun, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum menentukan penggunaan model keramik pada meja dapur, sehingga jenis keramik yang dipilih dapat sesuai dengan keperluhan ruang masak Anda.
Cara Memilih Model Keramik Meja Dapur yang Cocok
1. Tentukan Warna dan Pola Yang Sesuai
Pilihlah warna dan pola keramik yang sesuai dengan konsep dekorasi dapur Anda, seperti kontemporer, moderen, atau tradisional. Pemilihan warna serta corak yang selaras dapat memberi kesan dapur menjadi lebih bersih dan menyenangkan dilihat.
2. Pilih Permukaan Yang Sederhana Untuk Dicuci
Keramik yang memiliki permukaan licin menyebabkan noda atau tumpahan lebih gampang dibersihkan. Hal ini mempercepat proses pemeliharaan harian.
3. Pertimbangkan Faktor Keamanan
Permukaannya sebaiknya tidak terlalu halus agar menghindari risiko jatuh. Permukaan yang aman juga memberikan kenyamanan dalam melakukan kegiatan memasak.
4. Lakukan Pemeriksaan Terhadap Mutu dan Ketebalan Keramik
Keramik yang memiliki ketebalan dan kualitas baik mampu menopang beban dengan lebih baik. Pemilihan ini sangat diperlukan untuk memastikan bahwa meja tetap kokoh dan awet dalam jangka panjang.
5. Sesuaikan dengan Luas Ruang Dapur
Pilihlah ukuran meja keramik yang seimbang dengan luas area dapur. Meja yang terlalu besar dapat mengakibatkan ruangan tampak sesak, sedangkan meja yang terlalu kecil mungkin tidak cukup praktis untuk digunakan.
Model Keramik Meja Dapur Terkini
1. Meja Dapur Bahan Keramik Warna Putih Sederhana
Keramik bermotif sederhana sesuai bagi Anda yang menginginkan penampilan dapur yang rapi dan murni. Desain ini bisa disesuaikan dengan beragam gaya dekorasi, mulai dari modern minimalis sampai klasik alami. Salah satu yang sangat diminati ialah gaya Skandinavia, yang memberikan nuansa nyaman, cerah, serta alami sebagaimana tampak dalam foto di atas.
2. Meja Dapur dengan Pola Keramik
Keramik berpola bata menyajikan nuansa vintage namun masih sesuai tren saat ini di ruang dapur. Susunan garis-garis antara keramik membentuk penampakan rapi dan tertib sehingga memperkuat kesan kebersihan dalam ruangan. Desain ini ideal bagi dapur dengan konsep sederhana atau retro yang menekankan ketenangan serta penggunaan secara efektif.
3. Meja Dapur Bahan Keramik Teraso
Keramik bertekstur teraso menawarkan penampilan yang istimewa dan penuh seni karena kombinasi warna serta bentuk pola tak beraturan di bagian permukaannya. Desain khusus ini memberikan kesan hidup pada ruang dapur tanpa tampak berlebihan.
Tidak hanya indah secara visual, permukaannya pun kokoh dan awet, sehingga ideal digunakan sehari-hari. Gaya teraso sangat sesuai bagi Anda yang ingin membangun suasana dapur kontemporer namun masih memiliki kehangatan dan ciri khas tersendiri.
4. Meja Dapur Berbahan Keramik dengan Desain Batu Marmer
Keramik bermodel marmer menyajikan penampilan yang mewah dengan tekstur serat lembut, menciptakan kesan anggun tanpa membutuhkan perawatan rumit seperti batu alami. Lapisan permukaannya yang mengkilap juga dapat merefleksikan sinar, menjadikan ruangan masak terlihat lebih cerah dan rapi.
5. Meja Dapur dari Bahan Keramik Berwarna Gelap
Keramik berwarna hitam menciptakan kesan anggun dan kontemporer, sambil memperkuat penampilan ruang dapur agar terkesan lebih tajam dan bernilai tinggi. Nuansa gelapnya bisa menutupi sedikit debu atau bekas gesekan halus, menjaga permukaan meja tetap bersih walaupun sering dimanfaatkan. Di samping itu, keramik hitam bisa menjadi pusat perhatian yang signifikan, terlebih jika dikombinasikan dengan laci warna putih atau bahan kayu.
Posting Komentar untuk "Cara Memilih Model Keramik Meja Dapur: Kenali Perbedaan Keramik dan Granit"
Posting Komentar